Kopikina Cikini - Menteng, Jakarta Pusat

Logo Kopikina (Sumber: Instagram.com/aksi_scai)
Tampak Depan Kopikina (Sumber: Instagram.com/elfqinkopi)

Di tengah kawasan Cikini, ada 1 tempat yang cukup mencuri perhatian, yaitu Kopikina Cikini. Tempat ini nggak cuma soal ngopi santai, tapi juga mengusung tema gallery mini yang bikin setiap sudutnya punya karakter.


Lokasi dan Konsep

Kopikina Cikini beralamat di Jl. Raden Saleh No. 66, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat. Menempati area yang sudah dikenal sebagai pusat komunitas, tempat ini punya akses yang cukup mudah dari stasiun KRL ataupun melalui transportasi online.

<<Klik disini untuk melihat lokasi>>

Konsepnya menarik, selain jadi coffee shop dengan menu kopi dan non-kopi, Kopikina juga mencoba menghadirkan elemen seni dalam ruangannya melalui lukisan, instalasi, patung yang bikin suasananya jadi lebih artsy dan culture!

Salah Satu Lukisan di Kopikina (Sumber: Instagram.com/kopikina)


Desain dan Suasana

Begitu masuk ke Kopikina, kamu bakal langsung sadar bahwa ini bukan cafe “standar”. Ruangannya cukup luas, dengan area indoor dan non-smoking, area outdoor, dan bahkan ‘slow bar’ di mana kamu bisa ngobrol santai dengan baristanya.

Area Slow Bar Kopikina (Sumber: Instagram.com/elfqinkopi)

Dekorasinya kombinasi modern dan kontemporer, meja kayu, ruang yang terang tapi tetap cozy karena memiliki pencahayaan low light berwarna kuning oranye, lengkap dengan instalasi seni yang tersebar di berbagai sudut. Buat yang suka foto, spot fotonya juga banyak banget di sini!

Area Kasir (Sumber: Instagram.com/elfqinkopi)

Selain itu suasananya yang nyaman dan cukup luas membuat tempat ini cocok bukan hanya untuk nongkrong santai, tapi juga untuk WFC, diskusi santai, atau bahkan me-time. Lokasinya di kawasan Menteng yang punya karakter tersendiri, klasik tapi modern, juga mendukung vibenya yang agak “seni” dan “thinker”.

Area Duduk Indoor (Sumber: Instagram.com/elfqinkopi)
Area Duduk Outdoor (Sumber: Instagram.com/elfqinkopi)


Menu Rekomendasikan

Menu di Kopikina cukup variatif dan punya beberapa signature yang cukup menarik:

  • Dirty Matcha: es kopi susu matcha shot espresso menghasilkan perpaduan rasa manis-earthy-bitter
  • Peanut Latte: signature menu mereka, rasa gurih kacang yang dicampur dengan latte manis, cocok buat yang pengen varian beda
  • Sea Salt Latte: memiliki rasa yang agak kompleks mulai dari manis, sedikit pahit dari kopi, dan sentuhan asin dari garam laut
  • Strawberry Mojito: buat yang nggak suka kopi atau pengen sesuatu yang lebih ringan, perpaduan stroberi segar, daun mint, dan soda yang terasa sangat menyegarkan
Beberapa Menu Matcha Kopikina (Sumber: Instagram.com/kopikina)
Kopikina Peanut Latte, Filter Coffee, Burnt Cheesecake (Sumber: Instagram.com/nandarasman)
Strawberry Mojito (Sumber: Instagram.com/kopikina)

Selain minuman, tersedia juga light bites hingga makanan berat, jadi bisa nongkrong lama tanpa takut kelaparan. Meskipun menu-menunya spesial, beberapa harga mungkin sedikit di atas cafe biasa karena konsepnya agak premium.

Spaghetti Carbonara dan Calamari (sumber; Google Maps)

Kopikina juga menjual cukup banyak varian houseblend mereka! Sifatnya seasonal dan akan terus berganti, jadi kalau kamu pecinta V60, boleh banget untuk mampir dan cobain houseblendnya ya.

Houseblend Kopikina (Sumber: Instagram.com/kopikina)

Untuk harga, masih tergolong cukup ramah di kantong mahasiswa, mulai dari Rp 50.000-Rp 100.000 per orang, tergantung menu yang kamu pesan. Harga segitu sudah termasuk minuman spesial atau makanan ringan yang porsinya pas buat sharing.


Unique Point

Alasan utama Kopikina layak untuk masuk bucket list kamu karena merupakan coffee shop dan juga mini gallery seni. Banyak kafe yang estetik, tapi jarang yang menggabungkan elemen seni seperti lukisan besar dan patung.

Salah Satu Lukisan Karya Seniman Lokal (Sumber: Instagram.com/elfqinkopi)
Salah Satu Patung di Kopikina (Sumber: Madhang.com)

Yang paling terkenal dari Kopikina Cikini ini ada di salah satu dinding utama yang dihiasi replika lukisan klasik karya Raden Saleh - “Penangkapan Pangeran Diponegoro”, yang memberikan sentuhan budaya dan seni di tengah kota.

Replika lukisan klasik karya Raden Saleh (Sumber: Madhang.com)

Worth to Visit?

Menurut kami, depends atau tergantung.

Kalau kamu termasuk orang yang suka suasana artsy, penggemar detail pada interior, dan senang menikmati kopi sambil dikelilingi karya seni, ini tempat yang cocok banget buat kamu.

Tapi kalau kamu lebih fokus ke harga murah dan kopi cepat saji, atau mungkin cafe aesthetic kekinian yang penuh dengan warna metal/silver, putih, dan sebagainya, mungkin Kopikina bukan pilihan paling utama. Konsepnya memang niche, lebih ke arah art café experience buat pecinta seni atau penggiat kreatif 🎨☕

Salah Satu Art Installation di Kopikina (Sumber: Madhang.com)

Kesimpulan

Kopikina Cikini berhasil bikin perpaduan kopi dan seni yang jarang ada di cafe kekinian lainnya! Dari lukisan klasik, interior yang terasa “warm”, sampai menu uniknya, semua terasa dirancang dengan niat.

Tempat ini bukan cuma buat ngopi, tapi juga buat ngerasain pengalaman, duduk santai sambil seakan-akan “berbicara” dengan karya seni di sekitarmu. Kalau kamu cari coffee shop yang punya karakter dan suasana beda, Kopikina Cikini bisa banget jadi pilihan destinasi berikutnya!


Sumber:

  • madhang.com. (n.d.). Kopikina Cikini Art Cafe Viral dengan Menu Unik dan Spot Foto Aesthetic. Diakses dari https://madhang.com/kopikina-cikini-art-cafe-viral-dengan-menu-unik-dan-spot-foto-aesthetic/
  • mldspot.com. (n.d.). Kopikina Cikini – Ngopi Santai di Tengah Menteng. Diakses from https://www.mldspot.com/inspiring-places/kopikina-cikini-ngopi-santai-di-tengah-menteng
  • instagram.com. (n.d.). @kopikina. Diakses from https://www.instagram.com/kopikina/

Comments

Post a Comment